September 27, 2016 ~ Catatan Kecil After Wedding

img-20160918-wa0000

Akhirnyaa kelar juga rangkaian acara spesial gw di bulan September 2016. Midodareni, Pemberkatan, Resepsi, dan Ngunduh Mantu. September ceria yuhuuu.. September yang melelahkan. Yang tersisa sekarang tinggal capek, bahagia, bahagia, bahagia, deg2an. Capek karena dipajang berjam-jam, capek karena keberatan sanggul, bahagia karena semuanya udah terlewati dengan baik, deg2an karena gw sudah memulai fase berikutnya dalam kehidupan. Lebih tepatnya kehidupan gw bersama suami. Gimana rumah tangga kami kedepannya hanya Tuhan yang tau.

Perasaan gw saat ini penuh dengan rasa syukur. Syukur kepada Tuhan karena semua proses sudah berjalan dengan baik. Meskipun pemberkatan dan ngunduh mantu diiringi dengan hujan deras, kami anggap itu sebagai hujan berkat. Toh ternyata ga menghalangi juga sahabat dan kerabat yang memang berniat datang #bighug.

Banyak banget yang pengen gw share di sini. Ada beberapa postingan yang emang udah gw cicil dari dulu. Hehe.. Soalnya dari pengalaman kemarin gw banyak banget dapet masukan dari para bloger. Dan sekarang gw berharap dari beberapa postingan di sini dapat membantu para calon manten yang galau mempersiapkan pernikahannya. Beberapa hal yang gw petik dari pernikahan gw :

  1. Pray, hope, and don’t worry : ga ada kekuatan yang lebih besar dari doa. Novena, rosario, jalan salib dan semua doa adalah yang mengantarkan gw dan suami sampai sejauh ini. Saat muncul cobaan kekuatan doa akan memberi kita ketenangan dalam menghadapinya
  2. Inti dari semua persiapan wedding adalah mengikat janji suci perkawinan. Resepsi dll adalah nomer sekian dibandingkan pemberkatan. Karena pemberkatan secara agama Katolik maka persiapannya lumayan ribet : KPP, Kanonik,cari koor, pastur, catatatan sipil, dekor gereja, persembahan,dll. Akan gw bahas di lain artikel
  3. Ga ada istilah “Aaah, masih lama ini tanggal pernikahan gw” Because waktu bergulir sangat cepat dan persiapan yang sudah 9 bulan lamanya pun tetap ada kerikil di akhir.
  4. Hindari terlalu banyak meminta pendapat orang lain. Well, mungkin banyak yang ga setuju yah, tapi inilah yang gw dan suami lakukan. Semua vendor kami sendiri yang survei dan tentukan. Alasan: lu bakal pusing sendiri klo terlalu banyak masukan, beneraan! satu2nya yg gw minta pendapat ke ortu hanya catering (karena doi yang bayar) -> nentuin menu aja bisa bikin berantem
  5. Fokuslah pada yang hadir bukan yang ga hadir (nasihat seorang sahabat yang paling gw keep di hari H) : waktu beberapa temen gw confirm ga jadi dateng detik2 menjelang hari h adalah moment ter-moody. hahaha..
  6. Usahakan sesorang yang lu percaya selalu ada di samping lu. Mintalah pendapat untuk sesuatu yang ga bisa kamu lakukan sendiri. Untuk kasus gw, my bridesmaid orangnya. Dia yang nemenin gw bolak2 salon, bantuin milih gaun, dan paling membantu gw di pemberkatan.
  7. Smile, smile, smile. Semua orang boleh berkata apapun tentang pernikahanmu tapi jangan menghancurkan foto2mu. Secapek, bete, kesel apapun jangan tunjukkan itu => karena jelek banget nanti di foto. Selain itu hargai juga orang2 disekitarmu yang sudah capek juga mempersiapkan acara dan para tamu undangan yang bela2in datang ke pernikahanmu. Ingat, suasana hatimu juga bisa mempengaruhi aura di sekitarmu. Be wise.  Pengalaman gw waktu ngunduh mantu, beberapa menit sebelum berangkat ke gedung suami bikin gw kesel daaan gw ngambek berat dong (pdhl fotografer ngikutin terus. gomeeenn.. ) Di dalem mobil gw berdoa dan berusaha keras memperbaiki mood gw dan puji Tuhan sampai di gedung semua baik2 saja.

 

Categories: Lovely September 2016 | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: