Catatan Awal Persiapan Pernikahan

Tulisan ini gw bikin di awal2 persiapan pernikahan gw sama Hari. Rasanya sayang kalau gw harus melupakan saat2 di mana kita berdua bolak-balik, survei sana sini dan setiap kali survei rasanya pengen banget curhat di blog. Karena semua proses itu saangaaat mengesankan. hehe.. 

Hal pertama yang tentunya wajib dipikirkan oleh pasangan yang sudah memutuskan untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi a.k.a pernikahan yaitu tanggal pernikahan. Gw masih ingat ketika tahun 2015 awal banyak temen2 yang nanya “kapan nih merid?” gw sih ga terlalu masalah dengan pertanyaan itu, kadang gw jawab aja “Mudah-mudahan tahun depan” dengan asumsi tahun depan kan masih lama :p Tapi setelah melewati pertengahan tahun mulai muncul keraguan juga sehingga pertanyaan yang sama sering gw jawab “Amin, doain ya secepatnya” hehehe.. Pada saat seperti ini memang dibutuhkan keberanian dan ketegasan apalagi ketika niat sudah ada. Akhirnya kami sama-sama memutuskan agar menikah di tahun 2016. Setelah mendapat lampu hijau dari ortu masing-masing barulah gw dan cami mencari tanggal pernikahan.

  1. 29 Desember 2015 – tanggal pernikahan : Penentuan tanggal pernikahan kami berlangsung begitu saja. hahaha.. Ga pake itung2 tanggal baik, ga nyari2 tanggal cantik juga. Cuma diskusi sekali di baso enggal sama cami dan dapetlah tanggal  17 September 2016 sebagai our wedding day.
  2. 1 Januari s/d 8 Januari 2016 – searching gedung : mulai mencari-cari di internet gedung-gedung pernikahan di Bandung. Waktu itu ada sekitar 100an kontak gedung pernikahan. Karena gw orang Bandung yang buta jalan dan cami orang Jogja akhirnya si bapak yang filter gedung yang alamatnya memungkinkan. Pertimbangan kami milih gedung adalah jarak ga terlalu jauh dari gereja dan budget. Setelah telepon ke sana sini akhirnya ada 3 gedung rencananya akan kami survei yaitu Wisma Bungsuna Dewi, Gedung Wanita dan satunya lagi lupa (soalnya akhirnya ga jadi di survei).
  3. 9 Januari 2016 – survei gedung : dsc_0035
    mulai  survei dari gedung yang paling dekat yaitu Wisma Bungsuna Dewi dilanjutkan ke Gedung Wanita.  Sebenernya kedua gedung tersebut ada plus minusnya masing-masing tapi akhirnya kami putuskan untuk memakai Wisma Bungsuna Dewi. Pertimbangan utama adalah gedung ini letaknya berada diantara rumah dan gereja. Tipspastikan berapa watt listrik di gedung. Rata2 gedung hanya menyediakan 5000W padahal kebutuhan listrik untuk sound system, photographer, lighting dll bisa sampai 10rbW (bisa didiskusikan dengan WO ato vendor masing2).
  4. 10 Januari 2016 – bridal make up : sebenernya tadinya hanya mau tanya-tanya tapi entah kenapa malah jadi deal. Hehehe.. Jadi ceritanya dulu itu waktu kakak gw merid dia pakai rias dari Yos Salon & Bridal. Dan saat itu gw bener-bener suka banget sama make up si kakak ipar. Udah nangis2 sampe muntah2 (ternyata saat itu dia lagi gejala DB) tapi mukanya tetep kinclonglah. Sejak saat itu gw sering bilang kalo merid pokoknya harus pake salon ini. Tapi setelah dipikir2 harganya lumayan bikin dompet bolong, akhirnya saya bilang sama mama kalau nanti vendornya ambil yang 1 paket aja rias, photographer, musik, dsb. Tapi si mama tetep ngajak survei ke sana. Gw sih mau aja, lumayan bisa sekalian coba2 gaun. Hehehe.. Daaan akhirnya kejadian deeh.. ya itu entah kenapa malah jadi deal di sana #tepokjidat Sempet nyesek juga sih secara bayarnya ga pake cinta tapi pake duit. untung bisa di cicil tiap bulan.
  5. 11 Januari s/d 23 januari 2016 – photographer : Sumpah ini sulit banget. Dan harganya itu looh mahal-mahal amaat.. Apalagi karena ini awal tahun banyak harga-harga di internet yang belum update ke harga baru. Dan setelah whatsapp beberapa vendor, banyak yang budgetnya ga masuk. Akhirnya setelah searching lagi nemu deh Jukut Photography. Kalau lihat pricelist di internet harganya masih masuk budget. Dan karena alamatnya gampang dicari akhirnya kami putuskan untuk langsung survei ke sana (waktu itu masih di Jl Trunojoyo sekarang sudah pindah). Sebenernya ada beberapa yang budgetnya juga masuk tapi alamatnya susah dan pas di whatsapp and email no respon jadi males deh.
  6. 23 Januari 2016 – survei jukut : Sempet muter2 juga tuh soalnya jalan Trunojoyo ada yang 1 arah dan 2 arah. Tapi akhirnya ketemu juga dan eeeehh,, ternyata tutup doong.. Untungnya ada orang yang kasih tau kalau mereka ikut pameran pernikahan tradisional di Pusdai. Akhirnya kita pun cabut ke sana. Btw buat kalian yang lagi pusing nyari vendor buat wedding pokoknya wajib deh hukumnya dateng ke pameran2 gini. Selain bakal dapet puluhan brosur paket2 pernikahan, rata2 mereka juga kasih diskon selama pameran.
  7. 23 Januari 2016 – gereja booked by other couple : Ini salah satu bagian paliiing nyesek selama proses persiapan pernikahan kami. Tapi kejadian ini juga ngingetin kita berdua juga sih, supaya kita juga fokus sama inti pernikahan kami yaitu Pemberkatan Pernikahan. Hari itu kami bermaksud booking gereja ke sekretariat gereja, tapi sama petugasnya kami di beritahu kalau ternyata sudah ada pasangan yang booking gereja kami pada hari dan jam yang sama dengan rencana kami. Akhirnya rencana kami semula yang tadinya melangsungkan pernikahan pagi hari dan resepsinya siang harus berubah. Pemberkatan kami pun menjadi siang hari dan resepsi menjadi malam hari. Segera setelah itu kami menghubungi pihak gedung untuk ganti jadwal. Untungnya masih kosong dan tidak kena charge.
  8. 30 Januari 2016 – catering & entertaint : dsc_0337ada 3 vendor yang rencananya kami survei yaitu Enter Perfect Wedding, SA Wedding dan Sarahfie. Tiga vendor ini bisa dibilang satu lokasi dan dekat dengan rumah kami. Setelah kami bertanya ini itu tentang catering, dekorasi, musik dan sebagainya akhirnya kami laporan ke mama. Kemudian mama dan bapak yang selanjutnya survei. Akhirnya mama pun sreg dengan Enter dan kami pun deal untuk musik, wo, dan mc dari mereka. Tadinya kami berniat memakai catering dari mereka tapi sayang karena satu dan lain hal akhirnya kami memutuskan mencari catering sendiri. selengkapnya..
  9. 6 Februari 2016 – test food : ini bisa di bilang menyusup. Yup, menyusup ke pernikahan orang tidak dikenal. Hehehe.. tapi ikut nyumbang koook meskipun noname😀 Menyusup kaya gini penting juga looh supaya kita tau gimana sih dekornya, standnya, makanannya, bersih ga, servisnya gimana, jadi nanti kita bisa kasih masukan untuk acara kita nantinya.
  10. 13 Februari 2016 – milih gaun dan foto prewedding : Menyesuaikan dengan waktu libur cami, akhirnya kami putuskan untuk prewedding pada bulan Maret. Karena baik Yos Salon dan Jukut sudah sepaket dengan prewedding jadi kami ga perlu repot2 cari vendor lain. Kami ke Yos untuk milih gaun gw nantinya setelah itu ke jukut untuk konsultasi tempat prewedding. Biasanya photographer tau banyak pilihan lokasi prewedding yang bagus, yang gratis atau harus bayar, jadi tanya2 aja lalu survei deh.
  11. 3 Maret s/d 5 Maret 2016 souvenir & undangan : Untuk mengisi waktu luang kami iseng2 survei undangan dan souvenir. Kebetulan di dekat rumah ada tempat percetakan undangan namanya MC Abadi (dulu kakak cetak undangan di situ). Akhirnya kami liat2 dan tanya2 harga. Esoknya kami ke Jalan Cibadak. Di sini cukup terkenal karena hampir sepanjang jalan di kiri dan kanan jalan adalah toko souvenir. Tinggal tanyain aja satu2 tokonya trus bandingin deh harganya. Harga untuk barang yang sama di masing2 toko bisa jauh beda looh jadi jangan capek2 deh tanya2. Oya, enaknya kalau survei souvenir itu kita`udah tau dulu barang incerannya apa, misalnya gantungan kunci? Kipas? Gelas? Handuk? Lilin? Atau lainnya.
  12. 12 Maret 2016 – SnowBay : Emangnya ini bagian dari persiapan pernikahan ya?? Jawabanya IYA BANGET! Hahahaha.. sekali2 refreshing perlu juga ya, untuk sejenak melepas beban ini itu. Ceritanya baca aja di sini.
  13. 19 Maret s/d 20 Maret 2016 – Persiapan Prewedding : Pertama fitting gaun untuk prewedding. Ini penting banget, jangan sampe di saat akan prewedding nanti gaunnya kesempitan atau kebesaran. Pokoknya gaun yang akan dipakai nanti harus bener2 nyaman. Selain itu pilih juga perhiasan kaya kalung, anting, aksesoris rambut, juga buket bunga (ini udah termasuk paket dari Yos). Setelah fitting gaun kami ke Jukut. Setelah berdiskusi kembali akhirnya kami putuskan lokasi prewedding kami adalah di Taman Balai Kota Bandung dan Kopi Ireng Café Dago.
  14. 24 Maret 2016 – Prewedding

Sampai di sini kami sudah deal tanggal pernikahan, Gereja untuk pemberkatan (plus romo ^^), gedung resepsi, rias pengantin, photographer, wo, catering + dekorasi, dan musik entertaint. Yeiyyy… tapi masih banyak loh yang harus dipersiapkan.. midodareni, teks misa, KPP, Kanonik, undangan, souvernir, dll.

Semakin banyak yang dilakuin akhirnya udah ga sempet lagi deh lanjutin catatan ini. Hahaha..

Categories: Lovely September 2016 | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: