Ngunduh Mantu

img_1237

Seminggu setelah pernikahan di Bandung, keluarga suami mengadakan acara ngunduh mantu di Jogja. Maksud dari ngunduh mantu ini kurang lebih mengambil istri/menantu atau secara simbolis memboyong sang menantu masuk ke dalam keluarga pihak laki2. Yah, kalau jaman sekarang sih mungkin sudah banyak pengertian yang berbeda2 yah. Gw aja waktu ditanya apa itu ngunduh mantu jawabnya ya “resepsi dari pihak laki” atau “resepsi kedua” karena emang ga pernah ada yang menjelaskan apa itu ngunduh mantu.

Dari beberapa artikel yang gw baca, ada beberapa hal yang gw ambil tentang ngunduh mantu

  1. ngunduh mantu dilakukan sebagai bentuk syukur karena sudah mendapatkan menantu yang sesuai harapan (uhuk..uhuk..)
  2. pemberitahuan kepada masyarakat sekitar bahwa ada anggota baru dalam keluarga tersebut sehingga nantinya tidak terjadi kesalahpahaman (jaman dulu ngunduh mantu juga dimaksudkan agar istri yang akan tinggal bersama keluarga suami dapat menyesuaikan diri)
  3. status sosial. Sebagai bukti bahwa pihak pria pun ingin (bisa) menggelar pesta pernikahan karena penyelenggaraan termasuk biaya pernikahan biasanya ditanggung pihak perempuan.

Seiring berjalannya waktu, banyak orang melakukan ngunduh mantu hanya apabila suami dan istri berasal dari kota yang berbeda. Contohnya kami, keluarga suami tinggal di Jogja dan sedangkan gw di Bandung. Pernikahan sudah jelas diadakan di Bandung karena menurut adat Jawa pihak perempuanlah yang menjadi penyelenggara. Karena banyak kerabat dan teman2 suami yang tidak bisa datang ke Bandung, akhirnya diadakanlah ngunduh mantu ini (makanya gw bilang di awal ngunduh mantu ini resepsi kedua).

Jujur aja, ga kaya pernikahan kami yang mana gw dan suami terjun langsung dalam persiapannya, ngunduh mantu sepenuhnya di serahkan ke orang tua suami. Mereka yang mencari gedung dan juga wedding organizer. Makanya kami baru tau susunan acara dan sebagainya saat sudah di gedung. Kita full hanya mengikuti instruksi dari panitia penyelenggara.

Berikut ini susunan prosesi ngunduh mantu kami :

  1. kedua mempelai bersama orang tua mempelai wanita dan pengiring (kalau pas acara kami kebetulan tetangga kami sebagai pengiring) menunggu di pintu masuk gedung
  2. kedua orang tua mempelai pria dan keluarga berjalan dari depan pelaminan (oya selama prosesi ini ada pembicara yang membawakan narasi dan nyanyian dalam bahasa jawa cuma gw ga ngerti artinya :D)
  3. rombongan pengantin wanita dan pria bertemu di tengah lalu orang tua mempelai pria mengalungkan rangkaian bunga kepada mempelai pria
  4. orang tua mempelai pria secara bergantian meminumkan air dari cangkir ke kedua mempelai
  5. Kedua mempelai, orang tua mempelai pria, orang tua mempelai wanita dan rombongan berjalan menuju pelaminan
  6. Sambutan, ucapan terima kasih, doa, dilanjutkan ucapan selamat dari tamu

img_1136

Categories: Lovely September 2016 | Tags: , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: