Monthly Archives: June 2017

The Maze Runner

Gw lupa pernah bilang ini atau engga di postingan gw sebelumnya. Tapi The Maze Runner adalah novel trilogi dystopia  yang paling gw suka. Ambil contoh Hunger Games dan Divergent. Dua novel ini gw suka banget buku pertamanya. Tapi ketika sampai buku ketiga entah kenapa seolah-olah alurnya kacau. Apalagi Allegiant (Divergent). Baca Allegiant itu rasanya ketika lo naik ke atas tebing dengan satu2nya tali yang lo punya dan di 3/4 jalan talinya putus. Udah cape2 baca buku 1 & 2 trus gembor2 recommended ke semua orang tau2 buku ketiganya kaya gt. Oke, lepas dari endingnya yang ^%$&%$(# (gw sih sebenernya ga masalah dengan sad ending yah) tapi dari awal tuh kita udah digiring dengan ketidak jelasan yang membuat kita seolah2 ngebaca novel ke tiga  dari sebuah trilogi yang ga berhubungan  dengan buku 1 & 2 nya. Jujur aja gw baca Allegiant ini cuma semalem, karena gw ga percaya alurnya seperti itu. Gw bener2 mengharapkan disuatu titik akan menemukan chapter yang membuat gw kembali merasakan sensasi ngebaca Divergent dan Insurgent. Tapi jawabannya NO ! Huuuufttt.. sampe cape ngetiknya. Lhaa.. Jadi ngebahas Allegiant. itu hanya opini gw yaah, soalnya gw suka banget sama Divergent & Insurgent dan ga siap buat dikecewain sama Allegiant. Kayak kita ngebuka box Iphone terbaru tapi isinya kalkulator. Tapi terus ada prequel Divergent series judulnya Four, jadi mungkin masih banyak penggemarnya yah (gw sih enggak!)

Balik lagi ah, ke The Maze Runner. Ok, awalnya gw ga terlalu berharap berlebihan yah sama Maze Runner. Kenapa?? karena gw beli novel ini pas lagi obralan. Hahaha.. percaya ga kalo gw bilang gw beli novel ini hanya 20rb rupiah saja?? artinya gw beli 3 buku ini cuma 60rb. Hehe.. Mungkin awal2 muncul emang kurang populer ato gimana yah. Baru beberapa tahun setelahnya dibuat movie dan mulai booming. Oya, pas baca buku pertama The Maze Runner gw bener2 ga nyangka kalo bakal bisa dibikin filmnya. Soalnya imajinasinya tuh bener2 waaahh.. Glade?labirin?griever? ga nyangka bangetlah. Btw, gw ga mau bahas filmnya ya, soalnya jarak gw baca novelnya dan fimnya lumayan lama dan ada beberapa bagian di film (The Maze Runner & Scorch Trials) yang gw agak bertanya2 “ini ada ga sih di novel?” whatever, gw udah agak2 lupa cerita di novelnya. hahaha.. Tapi yang jelas, selesai ngebaca The Death Cure gw putuskan ini novel trilogi dystopia terbaik yang pernah gw baca.

Categories: Novel | Tags: , | Leave a comment

The Maze Runner – The Kill Order

08.30 Tulisan ini mulai gw buat saat gw baru 3/4 menyelesaikan novel. Sampai di bagian flashback di mana seorang teman mati begitu saja. 

The Kill Order merupakan prequel dari trilogi The Maze Runner. Mengambil tempat 13 tahun sebelum kejadian di glade. Prolognya menceritakan saat2 ketika Thomas dihapus ingatannya dan dikirim ke glade. Cerita selanjutnya merupakan kisah yang berbeda lagi.
The Kill order menceritakan kejadian setelah ledakan matahari menghantam bumi. Tokoh utamanya merupakan segelintir korban selamat dalam ledakan tersebut. Mark, Alec, Trini, dan Lana menjalani hidup dalam keputusaan, berusaha bertahan hidup di pemukiman kumuh pasca ledakan yang menghancurkan kota2 tempat tinggal mereka. Tapi tahun pertama mereka hanya merupakan awal dari suatu peristiwa mengerikan yang akan terjadi setelahnya. Di saat mereka merasa sudah cukup dengan ledakan matahari dan populasi manusia bumi yang mungkin nyaris punah, datang berg dan sekelompok orang yang menembaki mereka dengan panah2 beracun.

20.30 Baru kali ini mewek pas selesai baca novel. Haloo..  ini ceritanya tentang pemusnahan masal, bunuh-bunuhan, mayat hidup looh.. bukan drama cinta2an 

 

Spoiler :

The Kill Order menceritakan tentang perjalanan Mark, Trina, Alec, dan Lana untuk mencari pihak yang bertanggung jawab atas serangan virus di pemukiman mereka paska ledakan matahari. Virus yang awalnya langsung membunuh korbannya ternyata bermutasi dan mulai menggerogoti otak para korban sehingga mereka seolah kehilangan kesadaran dan menjadi gila. Mereka harus terus menjaga diri mereka sendiri tetap steril karena penularan virus yang sangat cepat.

Di tengah perjalanan mereka harus nenghadapi penduduk yang mulai terjangkiti virus tersebut. Dan yang jelas efek dari virus tersebut memiliki variasi waktu yang berbeda untuk masing2 orang. Namun mereka juga bertemu gadis kecil yang ternyata kebal.

Seperti ketiga seri sebelumnya, James Dashner tidak mau bertele2 dan drama dalam petualangan mereka. Hampir semua chapter menampilkan ‘kekerasan’ baik di alur sesungguhnya maupun flashback (flashback di novel ini menceritakan bagaimana mereka bertahan hidup pada saat ledakan matahari). Meskipun di tengah2 diceritakan ada sebuah sekte (yang mengingatkan gw pada novel DB) yang menjadi tanda tanya buat gw “kenapa harus dengan sekte2an?” apa cuma sekedar upaya memasukan korelasi dengan deedee? Whatever, prequel ini buat gw masih jempolan. Yes, sebagai prequel menurut gw cukup berhasil dan tidak membosankan. Maksud dari penyebaran virus ini secara samar sudah terjawab di pertengahan cerita. Namun di bagian akhir maksud tersebut menjadi jelas, yang memaksa Mark dkk untuk mengambil keputusan.

Bersambung ke prequel kedua -> The Maze Runner – Fever Code

Categories: Novel | Tags: , , , , | Leave a comment

Blog at WordPress.com.